Sabtu, 07 Juli 2018

Cara Konfigurasi Mikrotik sebagai Gateway dan DHCP menggunakan VMWare Workstation 10


Cara Konfigurasi Mikrotik sebagai Gateway dan DHCP menggunakan VMWare Workstation 10
13.2A.21
Vadlya Maarif, M.Kom

1.    Login dahulu menggunakan ‘admin’ dan kosongi saja passwordnya.

2.   Lalu ‘Enter’ lagi untuk masuk ke sistem konfigurasi.

3.   Sambungkan PC ke Wireless ataupun LAN yang dapat mengakses internet.

4.   Setelah tersambung, buka ‘Network and Sharing Center’.

5.   Buka ‘Change adapter settings’.

6.   Carilah Ethernet mana yang tersambung sebagai ‘VMnet8’. Contoh : Ethernet 3.

7.   Lalu untuk Ethernet yang lain lebih baik di disable-kan agar Wireless/LAN  langsung tersharing pada Ethernet 3/Vmnet8.

8.   Selanjutnya double klik pada Wireless/LAN, buka ‘Details’. Perhatikan ‘IPv4 Address’ dan ‘IPv4 Subnet Mask’ serta ‘IPv4 DNS Server’ yang nantinya akan di inputkan pada ‘Ethernet 3/VMnet8’. Dan ‘Close’.

9.   Buka ‘Properties’, pilih ‘Sharing’ dan ceklis keduanya. Lalu buka ‘Settings’.
10.  Lalu ceklis semua mulai dari ‘FTP Server’ sampain ‘WEB Server’. Jika muncul kotak dialog baru saja men-ceklis. Pilih ‘OK’.

11.   Selanjutnya buka ‘Ethernet 3/VMnet8’, lalu ‘Properties’. Buka ‘Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4). Pilih ‘Use the following IP address’ maka ‘IP Address’ dan ‘Subnet mask’ akan terisi secara otomatis. Lalu ‘Default gateway’ isi dengan IP Address yang didapat dari ‘IPv4 IP Address’ milik Wireless/LAN. Dan pilih ‘Use the following DNS Server addresses’, isi ‘Preferred DNS Server’ dengan IP yang didapat dari ‘IPv4 DNS Server’ milik Wireless/LAN. Lalu ‘Alternate DNS Server’ dapat diisi ‘8.8.8.8’ atau yang lain. Dan ‘OK’.

12.  Jika muncul peringatan seperti dibawah ini. Pilih ‘Yes’. Ini dikarenakan ‘IP Address’ dan ‘Default gateway’ yang berbeda segment. Lalu kembali ke mikrotik.

13.  Inputkan ‘interface print’ lalu ‘Enter’. Tujuannya untuk melihat daftar network adapter yang tersedia.
14.  Inputkan ‘ip address print’ untuk melihat apakah sudah ada IP Address yang diinputkan atau belum.

15.  Lalu mulai konfigurasi sebagai gateway. Mulai dengan menginputkan ‘IP Address’ baru untuk ‘Ether1’. IP yang diinputkan adalah IP yang memiliki segment yang sama dengan IP Address pada VMnet8 dan diberi ‘/24’. Contoh : IP Address di VMnet8 = 192.168.137.1 maka inputkan ‘192.168.137.10/24’. Lalu cek apakah sudah terinput atau belum.

16.  Selanjutnya inputkan IP untuk gateway yang didapat dari IP Address di VMnet8. Lalu cek apakah sudah terinput atau belum.

17.  Inputkan IP untuk DNS Server yang didapat dari Preferred dan Alternate DNS Server di VMnet8. Tambahkan perintah ‘allow-remote-request=yes’ agar dapat diakses. Lalu cek apakah sudah terinput atau belum.

18.  Atur ip firewall untuk ether1 seperti dibawah ini. Lalu cek apakah sudah terinput atau belum.

19.  Lalu uji koneksi dengan ping ke google.com. Jika terkoneksi dengan baik maka akan seperti dibawah ini. Dan konfigurasi sebagai gateway-pun selesai.

20. Selanjutnya konfigurasi sebagai DHCP. Mulai dengan menginputkan ‘IP Address’ baru untuk ‘Ether2’. IP yang diinputkan bebas, asal berbeda dengan IP IP lain yang telah terinput dan tambahkan ‘/24’. Lalu cek apakah sudah terinput atau belum.

21.  Buat sebuah DHCP baru dan atur jangkauan IP-nya seperti dibawah ini. Lalu cek apakah sudah terinput atau belum.

22. Lalu jadikan ‘DHCP’ tersebut menjadi DHCP Server untuk ‘Ether2’ seperti dibawah ini. Lalu cek apakah sudah terinput atau belum.

23. Selanjutnya inputkan IP address, perintah ‘comment’, dns-server, gateway dan subnet mask untuk dhcp-server network seperti dibawah ini. Lalu cek apakah sudah terinput atau belum.

24. Lalu buka ‘Ethernet 3’, ‘Properties’, dan ‘Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4). Lalu pilih ‘Obtain an IP address automatically’ dan ‘Obtain DNS server address automatically’ dan ‘OK’.

25. Setelah itu uji koneksi dengan menggunakan ‘Command prompt’. Buka ‘Command prompt’dengan cara mengetikan ‘cmd’ pada ‘Search Windows’.

26. Lalu inputkan ‘ipconfig/all’ dan ‘Enter’.

27. Jika ‘DHCP Enabled = Yes’ dan ‘Autoconfiguration Enabled = Yes’ pada ‘Ethernet 3/VMnet8’ maka konfigurasi berhasil. Dan selesai.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar